expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Minggu, 06 Mei 2012

PROFIL



Nama                                :  Robiyadi
TTL                                     :  Amuntai, 16 Sep 1980
Agama                              :  Islam
Status                               :  Menikah
TB/BB                                :  168cm/60kg
Hobby                               :  Baca & tidur (baca2 terus ketiduran)
Pekerjaan/Riwayat     :  PNS
1.    Staf Badan Pengawasan Daerah Kab. HSU 2003 – 2007
2.    Staf Bagian Keuangan Setda HSU 2007-2008
3.    Staf bagian Umum Setda HSU 2008 - sekarang
Pendidikan/riwayat    :  D3 Poltek Jur T. Sipil Konsentrasi Teknik Bangunan
1.    SDN ANTASARI 2    1987-1993
2.    SMPN 4 Amuntai     1993-1996
3.    SMAN 1 Amuntai    1996-1999
4.    Politeknik Negeri Banjarmasin  1999-2002
Nama Ayah                     :  Rusmadi
Nama Ibu                        :  Masdinar
Nama Isteri                     :  Hj. Musrifah
Nama Anak                     :  Aisya Sheza Kamila




Rabu, 02 Mei 2012

INFO PNS/CPNS




INFO PNS/CPNS
Pengen tahu Informasi terbaru tentang jadwal Penerimaan CPNS, Instansi yang membuka kesempatan, kenaikan gaji atau contoh-contoh soal test penerimaan CPNS beserta jawabannya?
Anda bisa coba buka situs ini

Tema blog tentang masalah kesehatan/herbal tapi koq masukin entri tentang PN segala…
Kebetulan juga penulis punya profesi sebagai PNS di salah satu instansi Pemerintah di Kab. Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan..

Tulisan ini saya buat semata-mata sebagai bahan pertimbangan bagi siapapun yang punya niat menjadi abdi masyarakat, saya coba kupas dari beberapa sisi, jadi bagi anda yang ragu lebih baik kembali..

PNS (Pegawai Negeri Sipil) sampai saat ini masih menjadi profesi yang banyak diminati banyak kalangan (termasuk saya juga), jujur saja bagi saya pribadi ketika mendaftar menjadi PNS yang menjadi motivasi adalah adanya gaji yang hampir bisa dipastikan bisa saya dapatkan disetiap awal bulan dengan jumlah yang sudah bisa diperhitungkan, tambahan insentif bagi yang menangani bidang pekerjaan tertentu yang dianggap vital/tingkat kesulitan/resiko tinggi, uang tunjangan keluarga (10% dari gaji, ga terlalu besar seh), tunjangan kesehatan/askes (sesuai golongan), tunjangan daerah (tergantung PAD daerah) dan tentu saja uang pensiun, tapi tentu saja dengan konsukensi mampu bekerja dibawah tekanan (baik jadi atasan maupun bawahan), mempertahankan kejujuran (mudah2an saya bisa selalu melakukannya), disiplin, keterbatasan waktu untuk aktivitas lain (ngentri ini juga cuman bisa pas di hari libur, malam hari atau di jam2 istirahat), keterbatasan penghasilan (Alhamdulillah cukup walaupun ga berlebih2an bagi saya).

Di awal-awal sih agak kaget juga ternyata image bahwa jadi PNS itu kerja nyantai ternyata tidak selalu benar, ada banyak kerjaan yang membutuhkan otak dan tenaga bekerja cukup keras, enakan waktu kuliah insentif dari ortu jalan terus, mau ngerjain tugas kuliah ato ga juga ga masalah, paling2 nilai dapat nilai C, hehe… Memang siih ada sebagian oknum yang kerjanya nyantai, tapi orang-orang seperti mereka tidak lebih hanya sebagai figuran aja, hadirnya ga penting, ga hadir bukan masalah, saya pribadi ssiih ogah jadi tipe manusia kayak gini, ga ada pahalanya…

Ringkasnya ENAKNYA dan SUSAHNYA jadi PNS yang saya dapat dari beberapa responden sbb:

KELEBIHAN:
1.
Gaji
Gaji tetap di awal bulan membuat banyak orang tertarik untuk melakoni profesi yang satu ini, karena bisa menjadi jaminan bahwa bulan depan kembali akan memperoleh penghasilan, besarannya pun dapat dihitung sehingga bagi yang bisa memanaje keuangannya tentu bisa tahu seberapa besar kemampuan belanjanya, bahkan bisa jadi jaminan Bank/dialer kendaraan juga lhoo.  Dan selama mau bekerja dengan baik (jujur, disiplin dan mematuhi etika/peraturan PNS) maka tidak aka nada bayang-bayang akan kena PHK serta tidak dihantui kebangkrutan usaha
2.
Fasilitas Dinas
Untuk yang satu ini memang tidak semua PNS bisa menikmati, kendaraan dinas hanya di pinjamkan kepada PNS yang memang dalam pekerjaannya punya mobilitas sangat tinggi  ataupu bagi mereka yang punya jabatan tertentu saja.  Rumah dinas,  bagi PNS yang “kebagian” rumah dinas tentunya akan sangat meringankan biaya hidup dengan sewa (bayar retribusi) yang sangat murah.
3.
Tunjangan
Ada beberapa jenis tunjangan yang mungkin didapatkan PNS, yang pasti adalah tunjangan anak dan istri/suami serta tunjangan beras, angka ini kecil memang jika dibandingkan dengan biaya hidup tapi setidak-tidaknya cukuplah buat nutupin bayar tagihan listrik air minum.
Ada lagi tunjangan daerah, besarannya tergantung pada kemampuan daerah, tergantung juga tingkat jabatan/golongan dan resiko kerja.  Sebut saja didaerah penulis, untuk staf kayak saya dapatnya 250ribu, lumayan buat nutupin Bensin dan Pulsa, untuk pejabat eselon tentunya angkanya lebih besar (saya rahasiakan ya), dan lebih besar lagi tunjangan daerah untuk profesi dokter apalagi dokter di daerah terpencil, karena memang di daerah kami masih minim dokter, mudah-mudahan tahun-tahun berikutnya dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat mampu meningkatkan jumlah lulusan2 fakultas kedokteran yang mau mengabdi di daerahnya (maklumlah ongkos sekolah dokter kan mahaallll).
4.
Jam kerja terjadwal
Maksudnya ya jam kerja PNS sudah diatur jadwalnya secara nasional, ga perlu khawatir hari ini kerja besok bengong ga ada kerjaan, hehe…  Dengan teraturnya jam kerja maka waktu untuk bisa ngumpul keluarga, refreshing dll juga bisa diatur khann
5.
Asuransi Kesehatan
Namanya juga asuransi kesehatan baru bisa diklaim kalo lagi sakit, padahal siapa yang mau sakit??? Tapi yang namanya musibah siapa tahu?  Walaupun tidak sepenuhnya biaya perawatan dan obat2an ditanggung Askes akan tetapi cukup membantu juga, saya alami dulu waktu istri melahirkan, pengennya sih normal akan tetapi apa daya Aisya harus dikeluarkan dari Rahim ibunya melalui SC, sempat bingung juga awalnya uang tabungan udah sekarat banget, jadilah minjam dulu sama ortu dan mertua,, tetapi ternyata eh ternyata semua biaya tindakan dokter/perawat dan rawat inap dibayar oleh ASKES,, ada sih memang yang dibeli di apotik,, akhirnya uang ortu dan mertua bisa balik..
6.
TASPEN
Tabungan Asuransi Pensiun. Ini yang ditunggu-tunggu PNS kalo udah mendekati purna, angkanya lumayan besar tergantung masa kerja dan gaji ybs, sebut saja angkanya bisa mencapai 30 juta, atau lebih, tentu saja dengan membayar (istilahnya menabung) 4,75% dari gaji+tunjangan keluarga/bulan yang dipotong langsung di gaji jadi tidak terasa nabungnya.
7.
GAJI PENSIUN
 Udah pensiun masih digaji siapa yang ga  mau?? Emank sih ga full lagi, ga ada tunjangan jabatan, ga dapat tunjangan daerah, ga ada insentif dll.. Bagi mereka yang udah terbiasa dapat fasilitas dan tunjangan jabatan yang cukup besar, tentu saja masa-masa pensiun seperti masa paceklik,, apalagi bagi oknum yang terbiasa dapat “tender” hahaha,,, saya sihh nggaaak (atau belum kali yaa), moga2 tetap jd PNS yang apa adanya ajalah, bukan yang ada apanya..
8.
Ada yang bilang Peluang Korupsi merupakan salah sau keuntungan (nih bukan dari saya lhooo tapi dari responden hehehe),  kalo ini mah bikin takuuut,, tetangga yang baju coklat gelap selalu mengintai… belum lagi tuh malaikat MALIK yang ga sabar nunggunya,, ga usah deh… kalo soal kerjaan yang ga jujur bukan hanya di profesi PNS, pedagang pun banyak yang curang, naikin harga semaunya jual barang ga sesuai mutu dsb,, jadi buruh juga bisa aja culas sama juragan/mandornya, bahkan ulama sekalipun (maaf yaa) banyak yang masih mengutamakan tarif pada pahala.. jadi semua kembali kepada pribadi masing-masing lah..    


KEKURANGAN
1.
Bekerja dibawah tekanan, (bagi PNS yang mau kerja bagi yang nyantai kelaut aje), bagi yang kerja dibelakang meja tekanan yang saya maksud adalah hasil kerja yang harus selesai sesuai target waktu, kualitas dan kuantitasnya, tuntutan dari atasan, pelayanan kepada masyarakat, kepada rekan sejawat, melakukan ini itu, dll. Bagi yang di luar kantor (lapangan) tentu akan lebih berat lagi apabila bidang tugasnya langsung berhadapan dengan masyarakat, karena tidak jarang akan terjadi gesekan.  Bagi seorang atasan pun juga tidak kalah puyengnya, karena disamping harus menjalankan tugas pokok dan fungsi instansi yang dipimpinnya dengan baik, beliau ini pun juga kadang-kadang harus melakukan tugas2 diluar itu apabila ada desakan atau instruksi dari atasannya lagi (sebut saja sekda, bupati dkk), belum lagi keharusan mengambil keputusan dengan tepat dan bijak jika ada permasalahan di instansinya.

2.
Harus punya keluarga (anak isteri) yang bisa mengerti; ini gampang2 susah, kadang2 ada pekerjaan yang harus diselesaikan sementara itu ada pula kepentingan keluarga yang juga harus segera di sikapi,..

3.
Siap di mutasi kapan dan kemana pun.. masih untung kalo dimutasi me instansi yang dekat tempat tinggal, nah kalo jauh dan harus ditempuh dengan cara yang “tidak lazim” naik kapal, boat dsb misalnya apa ga repot??  Bahkan ada juga neh teman yang takut dimutasi karena dianya pernah punya masalah pribadi dengan calon boss nya??  Profesional aja lah ciiing,,,…  Asal jangan nangis karena dipindah ke instansi yang gak ngurus duit aja, hahaha…

4.
Disiplin, masuk kerja dan pulang kerja sesuai jadwal emank budaya yang masih dilakukan oleh sebagian karyawan (swasta maupun Negara), jadi boleh dibilang aturan disiplin cukup mengganggu bagi sebagian responden saya.. gak seperti pedagang katanya (lho koq pedagang lagi???) bisa kapanpun buka tutup toko, iya seeeh tapi kalo pengen barang dagangan banyak lakunya mesti disiplin juga dooonk…

5.
Mempertahankan kejujuran ditengah banyaknya godaan,, berat kalo gak terlatih,,, makanya musti siap mental kalo pengen selamat dunia akhirat…

6.
Penghasilan terbatas, yang diharap cuman gaji aja masss, gimana mau kayaaaa, apalagi kayak kite yang ga bisa ngobyek..

7.
Sering terbelit utang BANK, ini boleh dibilang keuntungan juga seeh karena mudahnya seorang PNS dapat pinjaman dari Bank, akan tetapi tahu sendiri lah, kalo cuman ngandalin gaji susah mau beli kebutuhan/barang yang lumayan mahal, kayak rumah, kendaraan dll padahal itu pun sangat dibutuhkan, mau nabung keburu barang2 harganya makin melonjak baru terkumpul duitnya.. satu-satunya jalan ya harus lari ke Bank nyekolahin SK..

8.
Sulit mencari penghasilan tambahan karena terbatasnya waktu luang.

9.
Masa pensiun gak punya kerjaan karena gak punya kesempatan tuk berlatih berwiraswasta, sudah terbiasa menerima gaji tiap bulan serta keterbatasan waktu membuat seorang pensiunan tidak punya banyak keahlian untuk berwiraswasta setelah purnabhakti .

10.
Banyak sentiment negative bahwa PNS itu lulus n lolosnya pake amplop, anggapan ini sering membuat saya sakit hati juga hiks hiks, walaupun kita emang jujur lolos seleksi ga pake nyogok masih ada aja yang nanya “habis berapa kemarin?” menyedihkan…
 

Mungkin itu saja dulu, kalo ada yang punya pendapat lain silakan koment yach…


Selasa, 01 Mei 2012

PENGANTAR



Assalamu’alaikum sobat..

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, Penguasa langit bumi beserta isinya, Yang Menciptakan segala sesuatu tanpa sia-sia…
Berkat-Nya jua lah ide untuk menulis blog ini bisa terlaksana,,  (bahkan idenya pun Tuhan jua yang ngasih).
Keraguan sempat mulai muncul difikiran, perasaan minder kalau-kalau blog amatiran ini dianggap cuman ikut-ikutan, jiplak-jiplakan, gak bermutu, bahkan jangan-jangan mbah Gugel pun enggan melirik dengan kacamatanya, waduuuhhhh, malah malu2in…   Tapi setelah nanya sana-sini (nanya temen yang sama2 juga ga tau menahu urusan ini) mulailah tekad bulat, yakin bahwa satu kata pun yang kita ucapkan/tulis apabila membawa manfaat pada orang lain maka Allah pasti ngasih ganjaran kebaikan pula..
Awalnya sempat bingung juga mau nulis apa, padahal keinginan hati untuk bisa punya blog cukup besar (walaupun amatiran).., terus mulai deh browsing2 melihat-lihat hal apa saja yang mungkin banyak bermanfaat bagi netter sekalian.   Dengan didukung banyaknya majalah2 yang mebahas khasiat herbal (saya sebut aja nih namanya TRUBUS), buku-buku (sebagian besar minjam di perpus walaupun ada juga sih yang punya sendiri), rajin keliling dunia maya dan suka mencuri-curi dengar dari orang-orang zaman dahulu (purba kaleeee) maka sampailah saya pada satu keputusan tentang apa yang bakal saya tulis..
Informasi yang saya ambil pun tentunya semaksimal mungkin saya seleksi terlebih dahulu, bahkan saya usahakan yang punya nara sumber jelas, kalau ada informasi yang saya ambil dari situs/blog lain tentu akan saya muat nama site/blognya sebagai bentuk penghormatan atas karya mereka (walaupun mungkin saja itu juga hasil jiplakan)..   Setelah semua data terkumpul dan saya baca tentunya, maka saya ambil kesimpulan dari informasi-informasi tersebut, sehingga boleh dikatakan blog saya ini sebagai rangkuman atas hasil lirak-lirik saya... 
Harapan saya tentu tidak berbeda dengan harapan blogger lainnya, baik yang udah malang melintang Waupun yang newbie, dan begitu banyaknya tema blog serupa mungkin akan membuat blog saya tersisih, namun saya yakin meskipun yang ada hanya pengunjung nyasar pastilah mereka bisa mengambil sedikit manfaat dari isi blog ini, sehingga apa yang saya lakukan tidaklah sia-sia.
Sebenarnya ada begitu banyak bahan yang akan saya tulis, namun karena keterbatasan waktu dan memang karena blog ini baru di rilis bulan ini (September 2012/untuk merayakan Ultah saya hehehe), maka isinya belum terlalu banyak, tapi saya janji akan terus ngasih informasi-informasi yang bermanfaat berkenaan dengan tema blog ini, dan itu akan terus berlanjut selama saya masih diberi Allah kesempatan tentunya (Insya Allah).
Untuk memudahkan pembaca menelusuri blog ini, saya sajikan dalam bentuk seperti buku yang punya daftar isi, dan daftar isinya mudah2an akan terus bertambah,, doain yaaa..
Demikian sedikit pengantar dari saya dengan bahasa yang  pastinya tidak sesuai kaidah Bahasa Indonesia, semoga bermanfaat..

Profil Penulis disini

KONTAK

Kontak saya

Hp. 085251487372


Alamat : Gg. Quba RT.2 No. 078A Ds. Sungai Karias, Amuntai Tengah, Kalsel , KP. 71416

Office Phone : 0527-62821

Fb : Robi Rosifa   / abah.aisya@facebook.com