INFO
PNS/CPNS
Pengen tahu Informasi terbaru tentang jadwal Penerimaan CPNS, Instansi
yang membuka kesempatan, kenaikan gaji atau contoh-contoh soal test penerimaan
CPNS beserta jawabannya?
Anda bisa coba buka situs ini
Tema blog tentang masalah
kesehatan/herbal tapi koq masukin entri tentang PN segala…
Kebetulan juga penulis punya profesi
sebagai PNS di salah satu instansi Pemerintah di Kab. Hulu Sungai Utara
Kalimantan Selatan..
Tulisan ini saya buat semata-mata
sebagai bahan pertimbangan bagi siapapun yang punya niat menjadi abdi
masyarakat, saya coba kupas dari beberapa sisi, jadi bagi anda yang ragu lebih
baik kembali..
PNS (Pegawai Negeri Sipil) sampai
saat ini masih menjadi profesi yang banyak diminati banyak kalangan (termasuk
saya juga), jujur saja bagi saya pribadi ketika mendaftar menjadi PNS yang
menjadi motivasi adalah adanya gaji yang hampir bisa dipastikan bisa saya
dapatkan disetiap awal bulan dengan jumlah yang sudah bisa diperhitungkan, tambahan
insentif bagi yang menangani bidang pekerjaan tertentu yang dianggap
vital/tingkat kesulitan/resiko tinggi, uang tunjangan keluarga (10% dari gaji,
ga terlalu besar seh), tunjangan kesehatan/askes (sesuai golongan), tunjangan
daerah (tergantung PAD daerah) dan tentu saja uang pensiun, tapi tentu saja
dengan konsukensi mampu bekerja dibawah tekanan (baik jadi atasan maupun
bawahan), mempertahankan kejujuran (mudah2an saya bisa selalu melakukannya),
disiplin, keterbatasan waktu untuk aktivitas lain (ngentri ini juga cuman bisa
pas di hari libur, malam hari atau di jam2 istirahat), keterbatasan penghasilan
(Alhamdulillah cukup walaupun ga berlebih2an bagi saya).
Di awal-awal sih agak kaget juga
ternyata image bahwa jadi PNS itu kerja nyantai ternyata tidak selalu benar,
ada banyak kerjaan yang membutuhkan otak dan tenaga bekerja cukup keras, enakan
waktu kuliah insentif dari ortu jalan terus, mau ngerjain tugas kuliah ato ga
juga ga masalah, paling2 nilai dapat nilai C, hehe… Memang siih ada sebagian
oknum yang kerjanya nyantai, tapi orang-orang seperti mereka tidak lebih hanya
sebagai figuran aja, hadirnya ga penting, ga hadir bukan masalah, saya pribadi
ssiih ogah jadi tipe manusia kayak gini, ga ada pahalanya…
Ringkasnya ENAKNYA dan SUSAHNYA jadi
PNS yang saya dapat dari beberapa responden sbb:
KELEBIHAN:
1.
|
Gaji
Gaji
tetap di awal bulan membuat banyak orang tertarik untuk melakoni profesi yang
satu ini, karena bisa menjadi jaminan bahwa bulan depan kembali akan
memperoleh penghasilan, besarannya pun dapat dihitung sehingga bagi yang bisa
memanaje keuangannya tentu bisa tahu seberapa besar kemampuan belanjanya,
bahkan bisa jadi jaminan Bank/dialer kendaraan juga lhoo. Dan selama mau bekerja dengan baik (jujur,
disiplin dan mematuhi etika/peraturan PNS) maka tidak aka nada bayang-bayang
akan kena PHK serta tidak dihantui kebangkrutan usaha
|
2.
|
Fasilitas
Dinas
Untuk
yang satu ini memang tidak semua PNS bisa menikmati, kendaraan dinas hanya di
pinjamkan kepada PNS yang memang dalam pekerjaannya punya mobilitas sangat
tinggi ataupu bagi mereka yang punya
jabatan tertentu saja. Rumah
dinas, bagi PNS yang “kebagian” rumah
dinas tentunya akan sangat meringankan biaya hidup dengan sewa (bayar
retribusi) yang sangat murah.
|
3.
|
Tunjangan
Ada
beberapa jenis tunjangan yang mungkin didapatkan PNS, yang pasti adalah
tunjangan anak dan istri/suami serta tunjangan beras, angka ini kecil memang
jika dibandingkan dengan biaya hidup tapi setidak-tidaknya cukuplah buat
nutupin bayar tagihan listrik air minum.
Ada
lagi tunjangan daerah, besarannya tergantung pada kemampuan daerah,
tergantung juga tingkat jabatan/golongan dan resiko kerja. Sebut saja didaerah penulis, untuk staf
kayak saya dapatnya 250ribu, lumayan buat nutupin Bensin dan Pulsa, untuk
pejabat eselon tentunya angkanya lebih besar (saya rahasiakan ya), dan lebih
besar lagi tunjangan daerah untuk profesi dokter apalagi dokter di daerah
terpencil, karena memang di daerah kami masih minim dokter, mudah-mudahan
tahun-tahun berikutnya dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat mampu
meningkatkan jumlah lulusan2 fakultas kedokteran yang mau mengabdi di daerahnya
(maklumlah ongkos sekolah dokter kan mahaallll).
|
4.
|
Jam
kerja terjadwal
Maksudnya
ya jam kerja PNS sudah diatur jadwalnya secara nasional, ga perlu khawatir
hari ini kerja besok bengong ga ada kerjaan, hehe… Dengan teraturnya jam kerja maka waktu
untuk bisa ngumpul keluarga, refreshing dll juga bisa diatur khann
|
5.
|
Asuransi
Kesehatan
Namanya
juga asuransi kesehatan baru bisa diklaim kalo lagi sakit, padahal siapa yang
mau sakit??? Tapi yang namanya musibah siapa tahu? Walaupun tidak sepenuhnya biaya perawatan
dan obat2an ditanggung Askes akan tetapi cukup membantu juga, saya alami dulu
waktu istri melahirkan, pengennya sih normal akan tetapi apa daya Aisya harus
dikeluarkan dari Rahim ibunya melalui SC, sempat bingung juga awalnya uang
tabungan udah sekarat banget, jadilah minjam dulu sama ortu dan mertua,,
tetapi ternyata eh ternyata semua biaya tindakan dokter/perawat dan rawat
inap dibayar oleh ASKES,, ada sih memang yang dibeli di apotik,, akhirnya
uang ortu dan mertua bisa balik..
|
6.
|
TASPEN
Tabungan
Asuransi Pensiun. Ini yang ditunggu-tunggu PNS kalo udah mendekati purna,
angkanya lumayan besar tergantung masa kerja dan gaji ybs, sebut saja
angkanya bisa mencapai 30 juta, atau lebih, tentu saja dengan membayar
(istilahnya menabung) 4,75% dari gaji+tunjangan keluarga/bulan yang dipotong
langsung di gaji jadi tidak terasa nabungnya.
|
7.
|
GAJI
PENSIUN
Udah pensiun masih digaji siapa yang ga mau?? Emank sih ga full lagi, ga ada
tunjangan jabatan, ga dapat tunjangan daerah, ga ada insentif dll.. Bagi
mereka yang udah terbiasa dapat fasilitas dan tunjangan jabatan yang cukup
besar, tentu saja masa-masa pensiun seperti masa paceklik,, apalagi bagi
oknum yang terbiasa dapat “tender” hahaha,,, saya sihh nggaaak (atau belum
kali yaa), moga2 tetap jd PNS yang apa
adanya ajalah, bukan yang ada
apanya..
|
8.
|
Ada
yang bilang Peluang Korupsi merupakan salah sau keuntungan (nih bukan dari
saya lhooo tapi dari responden hehehe),
kalo ini mah bikin takuuut,, tetangga yang baju coklat gelap selalu
mengintai… belum lagi tuh malaikat MALIK yang ga sabar nunggunya,, ga usah
deh… kalo soal kerjaan yang ga jujur bukan hanya di profesi PNS, pedagang pun
banyak yang curang, naikin harga semaunya jual barang ga sesuai mutu dsb,,
jadi buruh juga bisa aja culas sama juragan/mandornya, bahkan ulama sekalipun
(maaf yaa) banyak yang masih mengutamakan tarif pada pahala.. jadi semua
kembali kepada pribadi masing-masing lah..
|
KEKURANGAN
1.
|
Bekerja
dibawah tekanan, (bagi PNS yang mau kerja bagi yang nyantai kelaut aje), bagi
yang kerja dibelakang meja tekanan yang saya maksud adalah hasil kerja yang
harus selesai sesuai target waktu, kualitas dan kuantitasnya, tuntutan dari
atasan, pelayanan kepada masyarakat, kepada rekan sejawat, melakukan ini itu,
dll. Bagi yang di luar kantor (lapangan) tentu akan lebih berat lagi apabila
bidang tugasnya langsung berhadapan dengan masyarakat, karena tidak jarang
akan terjadi gesekan. Bagi seorang
atasan pun juga tidak kalah puyengnya, karena disamping harus menjalankan
tugas pokok dan fungsi instansi yang dipimpinnya dengan baik, beliau ini pun
juga kadang-kadang harus melakukan tugas2 diluar itu apabila ada desakan atau
instruksi dari atasannya lagi (sebut saja sekda, bupati dkk), belum lagi
keharusan mengambil keputusan dengan tepat dan bijak jika ada permasalahan di
instansinya.
|
2.
|
Harus
punya keluarga (anak isteri) yang bisa mengerti; ini gampang2 susah, kadang2
ada pekerjaan yang harus diselesaikan sementara itu ada pula kepentingan
keluarga yang juga harus segera di sikapi,..
|
3.
|
Siap
di mutasi kapan dan kemana pun.. masih untung kalo dimutasi me instansi yang
dekat tempat tinggal, nah kalo jauh dan harus ditempuh dengan cara yang
“tidak lazim” naik kapal, boat dsb misalnya apa ga repot?? Bahkan ada juga neh teman yang takut
dimutasi karena dianya pernah punya masalah pribadi dengan calon boss
nya?? Profesional aja lah ciiing,,,… Asal jangan nangis karena dipindah ke
instansi yang gak ngurus duit aja, hahaha…
|
4.
|
Disiplin,
masuk kerja dan pulang kerja sesuai jadwal emank budaya yang masih dilakukan
oleh sebagian karyawan (swasta maupun Negara), jadi boleh dibilang aturan
disiplin cukup mengganggu bagi sebagian responden saya.. gak seperti pedagang
katanya (lho koq pedagang lagi???) bisa kapanpun buka tutup toko, iya seeeh tapi
kalo pengen barang dagangan banyak lakunya mesti disiplin juga dooonk…
|
5.
|
Mempertahankan
kejujuran ditengah banyaknya godaan,, berat kalo gak terlatih,,, makanya
musti siap mental kalo pengen selamat dunia akhirat…
|
6.
|
Penghasilan
terbatas, yang diharap cuman gaji aja masss, gimana mau kayaaaa, apalagi
kayak kite yang ga bisa ngobyek..
|
7.
|
Sering
terbelit utang BANK, ini boleh dibilang keuntungan juga seeh karena mudahnya
seorang PNS dapat pinjaman dari Bank, akan tetapi tahu sendiri lah, kalo
cuman ngandalin gaji susah mau beli kebutuhan/barang yang lumayan mahal,
kayak rumah, kendaraan dll padahal itu pun sangat dibutuhkan, mau nabung
keburu barang2 harganya makin melonjak baru terkumpul duitnya.. satu-satunya
jalan ya harus lari ke Bank nyekolahin SK..
|
8.
|
Sulit
mencari penghasilan tambahan karena terbatasnya waktu luang.
|
9.
|
Masa
pensiun gak punya kerjaan karena gak punya kesempatan tuk berlatih
berwiraswasta, sudah terbiasa menerima gaji tiap bulan serta keterbatasan
waktu membuat seorang pensiunan tidak punya banyak keahlian untuk berwiraswasta
setelah purnabhakti .
|
10.
|
Banyak
sentiment negative bahwa PNS itu lulus n lolosnya pake amplop, anggapan ini
sering membuat saya sakit hati juga hiks hiks, walaupun kita emang jujur
lolos seleksi ga pake nyogok masih ada aja yang nanya “habis berapa kemarin?”
menyedihkan…
|
Mungkin itu saja dulu, kalo ada yang
punya pendapat lain silakan koment yach…


Tidak ada komentar:
Posting Komentar