expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Rabu, 26 September 2012

PROPOLIS




PROPOLIS… beberapa tahun belakangan nama ini menjadi begitu populer karena dipercaya (n sudah diteliti secara ilmiah juga) sangat berkhasiat untuk menjaga kesehatan… , apalagi dengan menjamurnya toko2 herbal (online maupun offline) yang gencar mempromosikan produk yang satu ini,,,   bahkan kabarnya ada propolis yang didatangkan langsung dari hutan Amazon (baca Brazil)….. mau bahas lebih lanjuuuttt… ce ki dot..

Apa itu PROPOLIS???
Contekan OM WIKI:
Propolis atau Lem Lebah adalah suatu zat yang dihasilkan oleh lebah madu. Dikumpulkan oleh lebah dari pucuk daun-daun yang muda untuk kemudian dicampur dengan air liurnya, digunakan untuk menambal dan mensterilkan sarang. Propolis bersifat disinfektan (anti bakteri) yang membunuh semua kuman yang masuk ke sarang lebah. lebah meliputi sarangnya dengan propolis untuk melindungi semua yang ada di dalam sarang tersebut dari serbuan kuman, virus, atau bakteri, misal: ratu lebah, telur, bayi lebah, dan madu. Sifat disinfektan alami yang terkandung dalam propolis sangat ampuh dalam membunuh kuman, terbukti dengan ditemukannya seekor tikus dalam sarang lebah yang telah mati selama kurang lebih 5 tahun dalam keadaan tidak membusuk.. amazingggg, ntar kalo sob sekalian dah mo tutup usia jangan lupa wasiatnya ntar dibalsam pake propolis ajee, biar awet..

Propolis mengandung lebih dari 300 unsur, diantaranya: flavanoids, chalcones, dehydrocalcones, asam alipatik dan ester lainnya, asam alipatik rantai panjang, minyak volatil rantai pendek, asam aromatik dan ester lainnya, asam benzoik dan turunannya, aldehida, senyawa alkohol, asam sinamat dan turunannya, ketine, phenol, sama amino, vitamin, mineral.
Apa saja sih gunanya
Ada beberapa penelitian yang sudah dilakukan oleh beberapa ahli mengenai propolis,, diantaranya,,
-          Dr dr Eko Budi Koendhori Mkes
Dr dr Eko Budi Koendhori Mkes,  dari Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, : lem lebah itu membantu menekan kerusakan jaringan paru pada mencit yang diinfeksi Mycobacterium tuberculosis – bakteri penyebab penyakit tuberculosis (TBC).
Beliau melakukan percobaan dari 100 mencit yang diinfeksi M. tuberculosis, tikus yang diberi kombinasi Isoniasid – obat antituberculosis – 25 mg/kg bobot badan dan propolis menunjukkan peningkatan kadar interferon γ (Interferon γ berperan mengaktifkan sel makrofag yang membunuh bakteri TBC). Mencit yang diberi Isoniasid saja mengalami peningkatan kerusakan paru dari minggu ke-5 hingga ke-12. Sedangkan  kondisi paru mencit yang diberi Isoniasid dan propolis dosis 800 mg pada minggu ke-12 sama seperti pada minggu ke-5, jadi tingkat kerusakan bisa ditekan. Menurut beliau ‘Propolis sangat bagus untuk meningkatkan sistem imun. Selain itu saya duga memiliki kemampuan antikanker,’..

-          RISET UGM
Laboratorium Pengujian dan Penelitian Terpadu (LPT) UGM melakukan riset sbb, produk propolis yang diteliti dapat menghambat sel kanker HeLa (sel kanker serviks), Siha (sel kanker uterus), serta T47D dan MCF7 (sel kanker payudara) dengan nilai IC50 berkisar 20 – 41 µg/ml. Artinya, propolis dosis 20 – 41 µg/ml dapat menghambat aktivitas 50% sel kanker dalam kultur.

-          dr Woro Pratiwi, M.Kes SpPD
Menurut dr. Woro Pratiwi, M.Kes,Sp.PD, dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM). Propolis yang diberikan selama 1 bulan memiliki efek antikanker dalam organisme hidup. Itu ditunjukkan dengan menurunnya jumlah nodul atau tonjolan tumor dan menurunnya aktivitas proliferasi – penggandaan – sel tumor kelenjar payudara pada mencit. Namun, efeknya masih lebih rendah dibanding pada mencit yang diberi obat kanker standar, doksorubisin.

-          Dr. Jessie Pamudji
Dr. Jessie Pamudji dari Sekolah Farmasi, Institut Teknologi Bandung membuktikan efek antibakteri propolis terhadap S. aureus dan Propionibacterium acnes – biang jerawat. ‘Itu karena propolis mengandung senyawa yang bersifat antimikroba yaitu flavon pinocembrin, flavonol galangin, dan asam kafeat,’ ujar Jessie.

-          Dra Mulyati Sarto, MSi
Dra. Mulyati Sarto, M.Si dari LPT UGM, menemukan bahwa toksisitas propolis sangat rendah. ‘Mencit yang diberi propolis tiap hari selama 1 bulan dengan dosis normal, fungsi dan kondisi organ tubuhnya tetap bagus, tidak bermasalah,’ ujarnya.

Masih banyak lagi penelitian-penelitian dari para ahli baik dari dalam maupun luar negeri kita, dan ada banyak literature serta kesaksian yang menyebutkan betapa propolis mempunyai banyak khasiat…  dari semua hasil riet tersebut bisa ditarik kesimpulan bahwa :
O
Propolis mengandung lebih dari 180 phytochemicals, antara lain: flavonids, berbagai turunan asam orbanic, phytosterols, dan terpenoids yang terbukti memiliki berbagai sifat, yakni anti-inflamatory, antimicrobial, antihistimanine, antimutagenic, dan anti allergenic.
O
Propolis mengandung Flavonids yang bersifat sebagai antioxidant (mencegah infeksi)
O
Propolis memiliki sifat tissue strengthening dan regenerative effect dari quercetin, kaemferol, epigenin, dan luteolin yang mampu membantu  menumbuhkan jaringan
O
Di dalam propolis terdapat aktifitas antibiotic dari phytochemicals yang antara lain disebabkan oleh berbagai turunan asam organic, seperti cinnamic, ferrulic, benzoic, caffeic, coumaric, terpenes, dan turunan-turunan berikutnya seperti limonene, p-cymene, eugenol, galangin, dan quercetin
O
Propolis juga memiliki sifat antifungal yang dihasilkan oleh phytochemicals, seperti flavonoids pinocembrin, quercetin, sakauranetin, dan lain sebagainya
O
Propolis juga memiliki sifat antivius yang berasal dari turunan-turunan asam organic, seperti Caffeic Acid Phenethyl Ester (CAPE)
O
Propolis bermanfaat positip : mengaktifkan makrofage, menghambat pertumbuhan sel tumor pada usus besar, efek pembekuan darah, alergy, anti mikro organisme yang tahan terhadap asam, anti alergi, anti bakteri (typus, diare dsb bahkan bakteri penyebab bau badan/cuman tidak digunakan sbg deo, karena harga parfum banyak yg lebih murah), anti, anti biotik, anti jamur (PKK/Panu Kadas Kurap dan teman2nya) , anti depresi, anti pendarahan, anti herves, anti infeksi, disinfectan, anti pembengkakan, anti radang, anti kanker, anti tumor, anti kista, anti leukimia, anti TBC, anti oksidan , anti kejang, anti stress, anti septik, anti virus (aneka flu dsb), menurunkan efek buruk akibat alkohol dan rokok, menurunkan tekanan darah, rematik, pengapuran, asam urat, menurunkan kolesterol darah, menghaluskan kulit, anti glaucoma, diabetes, menurunkan resiko pecahnya pembuluh darah, menurunkan efek negatif penyinaran kanker, anti radiasi matahari, meningkatkan biosintesa protein
O
Udah kayak toko obat ajaaaa, terserah sob mo pecaya atau tidak, ini kan hasil survey dan surfing yang saya bagikan kpd sob sekalian

Ada efek samping gaa??
Kata bapak saya yang rutin konsumsi propolis siihh  biasanya mulut dan tenggorokan terasa kering setelah propolis, di awal penggunaan katanya sempat perut terasa ga enak, tapi kata produsen itu wajar sebagai reaksi tubuh dalam membuang penyakit,, tau deehhh, kalo saya ga pernah ngerasa ada yang aneh walaupun tiap hari makai propolis..

Propolis BRAZIL
Di awal tulisan kita udah menyinggung perasaan propolis Brazil, jadi ga etis kalo kita ga nampilin ybs juga di postingan ini… ce ki dot lagi soobbb..
Sebagian besar penelitian ini dilakukan di Jepang. Ilmuwan mereka mempertimbangkan bahwa Green Brazil Propolis merupakan yang terbaik di dunia karena kadar tinggi dari Flavonoid dan Artepillin C. Perbedaan Propolis Hijau Brasil dengan propolis jenis lain terutama disebabkan oleh iklim, flora Brasil yang luar biasa dan lebah madu yang merupakan hasil kawin silang dengan lebah Afrika. Hal ini juga satu-satunya di dunia tempat tumbuhan Alecrim do Campo tumbuh secara melimpah. Beberapa peneliti Jepang merasa bahwa Propolis Hijau Brasil adalah obat alami yang paling efisien yang pernah ditemukan.
Para ilmuwan menemukan Brazil Propolis memiliki kualitas terbaik di dunia  karena:
+
Kandungan Flavonoid dan asam fenol Artepilin C yang sangat tinggi, kedua zat ini merupakan obat alami untuk melawan infeksi virus yang paling efisien yang pernah ditemukan.
+
Flavonoid adalah antikosidan yang sangat kuat, bebas dari radikal bebas dan mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh manusia pada tingkat sel dan membantu regenerasi sel.
+
Lebah Brazil memperoleh sumber bahan makanan dari tumbuhan tertentu yaitu Baccharis dracunculifolia (Alecrim do Campo atau Damar) yang hanya terdapat di Brazil sehingga menghasilkan Brazil Propolis berkualitas tinggi
+
Sebelum mengunjungi bunga tumbuhan lain, lebah Brazil ini lebih dulu mengunjungi bunga Pohon Damar

Kandungan Brazil Propolis :
<> 
Bioflavanoid atau disebut juga Vitamin P (kaya akan antibiotik, antioksidan dan antimycotik)
Menurut penelitian, kandungan Bioflavanoid pada satu tetes propolis setara dengan bioflavanoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk
<> 
Artepilin C yaitu antioksidan yang menghambat pertumbuhan kanker
<> 
Semia jenis vitamin (Vitamin A, B2, B6, E, C, D, H, P, asam folat, asam nikotinat) kecuali Vitamin K.
<> 
Mineral-mineral yang dibutuhkan oleh tubuh (kecuali sulfur) seperti besi, tembaga, seng, mangan, aluminium, unsur kima, vanadium, strotium, silicon dan zat kapur
<> 
16 rantai Asam Amino essensial untuk regenerasi sel
<> 
Lebih dari 180 Phytochemicals yaitu senyawa yang ada di tanaman besar dengan usia di atas 100 tahun. Biasanya terdapat di bagian pelepah. Mengandung jenis antioksidan yang tidak ada di tanaman yang biasa kita makan.

Nah sob, udah pada ngangguk-ngangguk kannn… ngerti apa ngantukk???
Mudah2an aja tulisan ini bermanfaat yaaa..

Untuk sob yang pengen nyari produk2 propolis ada banyak koq dijual dipasaran, sebut aja salah satunya di toko ini..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar